Belakang ini saya mulai muak dengan apa yang saya baca (khususnya) di media sosial. Entah di Facebook, twitter dan media penyebar informasi lainnya. Baca judulnya saja sudah bisa saya tebak, itu semua HOAX belaka!... Saat ini cep hoax memang sedang merajalela sehingga perlu kita melakukan sesuatu. Apa itu hoax? saya coba definisikan sendiri, sebagai sesuatu yang tidak benar yang direkayasa seolah-olah itu sebuah fakta. Informasi hoax ini sebenarnya hanya sebuah guyonan, candaan, heuheureuyan, namun oleh sebagian orang lain (yang tidak punya rasa humor) dianggap sebuah keseriusan. Lama-kelamaan menjadi candu. Mereka ingin melakukan lagi dan lagi. Di era UUD ini (Ujung-Ujungnya Duit), informasi hoax seperti sebuah keharusan untuk mewarnai hari-hari. Orang-orang yang tidak bertanggung-jawab memanfaatkan semua media penyebar informasi untuk melakukan hobi kurang lazim mereka, yaitu menyebarkan informasi hoax. Menggiring opini masal untuk mengajak sesuai dengan opini mereka. Dan...
Malam hari adalah waktu yang pas untuk beristirahat dari lelahnya kegiatan di siang hari. Wajar jika begitu hari telah gelap, tubuh ini serasa otomatis ingin direbahkan, mata ingin dipejamkan. Tapi ada kalanya saat nyenyak tertidur, kita terbangun sejenak entah karena apa, suara kucing berantem di luar, dikagetkan gemuruh petir malam, atau kesikut suami/istri di ranjang. Nah, jangan kesal dan jangan marah teman, agar tidak sia-sia manfaatkan waktu terbangun itu untuk membaca amalan dzikir ini.
Comments
Post a Comment