Diklat P4TK-BMTI : Hari ke 5
Sudah dinilai cukup hanya duduk-duduk di kelas, saatnya ber-kotor-kotor dan berkeringan di bengkel. Kali ini kai dibawa oleh instruktur menuju bengkel kerka kayu.
Disana kami diperkenalkan dengan berbagai fasilitas, dari mulai siapa saja yang bertangung jawab di bengkel, pengenalan gedung, alat-alat, mesin kerja dan bahan-bahan apa saja yang ada di sana.
Sebelum memulai pekerjaan, kami terlebih dahulu dibagi menjadi beberapa kelompok. Saya sendiri masuk di kelompok 4, beranggotakan Pak Kamarudin, Pak Abdul Muis dan saya.
Kelompok ini memang hanya tiga orang, berbeda dengan yang lain sampai empat orang. Tapi saya lihat kelompok ini yang paling ramai, paling berisik dan iseng. he he ehheeee...
Tugas pertama kelompok saya adalah Penataan Bengkel.
Perintah dari Pak Raqwel Sinaga, kami harus mengecat ulang garis batas aman bengkel.
Tugas selanjutnya adalah memperbaiki mesin pemotong kayu lebar (tripleks).
Membongkar dan memasang ulang mesin. Membersihkan bagian-bagian nya.
Disana kami diperkenalkan dengan berbagai fasilitas, dari mulai siapa saja yang bertangung jawab di bengkel, pengenalan gedung, alat-alat, mesin kerja dan bahan-bahan apa saja yang ada di sana.
Sebelum memulai pekerjaan, kami terlebih dahulu dibagi menjadi beberapa kelompok. Saya sendiri masuk di kelompok 4, beranggotakan Pak Kamarudin, Pak Abdul Muis dan saya.
Kelompok ini memang hanya tiga orang, berbeda dengan yang lain sampai empat orang. Tapi saya lihat kelompok ini yang paling ramai, paling berisik dan iseng. he he ehheeee...
Tugas pertama kelompok saya adalah Penataan Bengkel.
Perintah dari Pak Raqwel Sinaga, kami harus mengecat ulang garis batas aman bengkel.
Tugas selanjutnya adalah memperbaiki mesin pemotong kayu lebar (tripleks).
Membongkar dan memasang ulang mesin. Membersihkan bagian-bagian nya.





Comments
Post a Comment